memberi tidak sama dengan peduli

'memberi tidak sama dengan peduli'

kadang kadang aku kesel sama tulisan segede gaban yang selalu terpampang di samping lampu merah YOGYAKARTA ini. gimana nggak kesel coba?
bayangin aja, kita memberi sama pengamen jalanan, anak yatim, sama ibu-ibu karena kita peduli! bukan hanya memberi cuma cuma, nggak seharusnya dong tulisan itu di pampang?
bayangin aja kalau kita ada di bagian mereka?, kalau kita jadi mereka? kalau kita di tolak? kalau kita tidak di beri? bagaimana? sakitkan pastinya?

makanya, kita itu memberi bukan karena cuma-cuma, tapi karena kita peduli! P-E-D-U-L-I! maka nggak bisa dong 'memberi tidak sama dengan peduli'.
muhammad bilang kita harus mengasihi anan yatim, janda, dan lain-lain.
kenapa?
menurutku, mungkin mereka nggak seberuntung kita jadi kita harus menyisihkan sedikit harta kita,  mereka nggak seberuntung kita yang lahir dan besar di kalangan yang berkecukupan, beruntung karen orang tua kita masih lengkap, nggak janda atau duda. nggak merasa tersakiti, maka jangan kita menyakiti mereka. karena allah dan muhammad akan murka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar